Tahun 2012 tinggal menunggu hitungan hari, well atau jam, mungkin menit atau detik. Banyak teman-teman kantor yang mulai berguyon dengan perkataan "Sampai ketemu tahun depan!" atau mereka berkata "See you next year!". Jika ungkapan itu dikatakan pada waktu lebaran hari pertama pasti orang-orang akan mengangguk mengerti. Karena memang mereka baru akan ketemu lagi tahun depan. Tapi karena perkataan itu dikatakan pada bulan Desember yang hanyalah cengiran garing.
Setiap tahun baru akan menjelang, sudah sepatutnya kita sebagai manusia merenung, dan melakukan introspeksi diri terhadap apa saja yang telah dilakukan di tahun sebelumnya, dan harapan akan pencapaian-pencapaian pada hari mendatang. Istilah kerennya resolusi. Setidaknya jika pada tahun 2011 resolusimu masih 800x600 mbok ya pada tahun 2012 nanti resolusinya meningkat jadi 1024x768 (ini apa sih??)
Apa yang gue dapetin tahun 2011?
Tahun 2011 bagi gue merupakan tahun yang sangat menyenangkan. Karena apa? Ada banyak hal yang gue dapetin di tahun ini, dan tentunya perlu gue syukuri banget karena semua itu tiada lain adalah anugerah dari Allah SWT. Yang pertama tentu saja adalah kelahiran anak pertama gue: Maulana Azfar Roedavan. Gue yang menikah pada tanggal 10-10-10 akhirnya dianugerahi cowok lucu pada tanggal 11-07-11. Mo lihat poto-potonya? Mangga take a look.
Lucu kan? Persis kek bapaknya. Hehehe.
Anugerah gue yang lain adalah karena gue akhirnya diangkat menjadi karyawan PT Dirgantara Indonesia setelah 4 tahun lamanya jadi pegawai kontrak. Bayangin coba! Padahal peraturan negara menyebutkan jika karyawan yang udah 2 tahun berturut-turut dikontrak kudu diangkat jadi karyawan, tapi yah, sudahlah. Nasi sudah menjadi bubur, dan marilah buburnya kita buat menjadi bubur ayam istimewa. Gue resmi jadi karyawan. Hell yeah! That's good news. Gaji naik (dikiit), ada tunjangan pensiun, dan gue (akhirnya) jadi senior juga, huahahaha.
Yang lain adalah anugerah karena gue diberikan kemampuan programmer yang luar biasa canggih mantap gila buset tak tertandingi! Yiiihaaaaaa! Untuk beberapa kasus gue emang jagoan. Tapi dilain kasus, gue jauh ketinggalan, hehehe. At least, tahun ini gue berhasil menyelesaikan 2 proyek sekaligus yang dibebankan secara 'paksa'. Udah kena dedlen, diamuk massa, dan yah, segudang penderitaan lain yang berujung pada sebuah kebahagiaan. I CAN FINISH IT! Okay! Ada yang mau protes? Ada yang mau protes?
Dan terakhir, sebuah kebanggaan tersendiri yang tak terkatakan pula ketika akhirnya, Antologi Cerpen perdana gue akhirnya terbit. Alhamdulillah. Setelah 4 tahun gue nulis dan ngirim naskah selalu ditolak, akhirnya tahun ini at least ada 1 buku gue yang terbit. It's good. Gue nggak mikirin royalti or something about this, tapi gue berpikir kalau ini adalah sebuah permulaan yang bagus. Karena setidaknya pintu karir gue sebagai seorang novelis mulai terbuka. Dan itulah yang ingin gue capai tahun depan. Tahun 2012.
Resolusi gue tahun 2012?
Yang pasti gue bertekad menyelesaikan draft novel gue Mongku & Barnabas: Gerbang Cacing yang udah tertunda selama 2 tahun. Gile cing! Jujur aja menyelesaikan novel si Mongku cs itu ternyata lebih sulit dari dugaan gue semula. I dont know why? Mungkin karena draft itu sendiri udah berkali-kali ganti cerita di tengah jalan (biasanya kalau udah hampir 10rb kata langsung gue delete karena ngerasa cerita jelek, hehehe). Tapi itu dulu. Sekarang (mudah2an), gue bisa nyelesaian draft itu apa pun resikonya. Itu janji gue.
Selain itu, gue juga pengin menyelesaikan draft gue yang lain yang berjudul Petualangan Si Kancil: Si Kancil & Ramalan Misterius. Sebuah cerita yang idenya sendiri datang jauh lebih lama dari cerita Mongku dan Barnabas. Yep, dua novel bergaya fabel itulah yang pengin banget gue selesaikan tahun 2012. Makanya setiap malem gue mau terus berdoa, semoga2 dikasih kekuatan untuk bisa menyelesaikan draft2 itu meski pekerjaan gue sibuk banget.
Yang lain, adalah keinginan gue untuk bisa promosiin Fantasy Fiesta ke sekolah-sekolah. Yeah, agak sedikit berbeda dengan temen2 gue yang lain sesama penulis kumcer FF2011. Ketika mereka lebih fokus untuk bisa menjual bukunya, gue lebih pengin untuk "meledakkan" istilah Fantasy Fiesta. Karena jika itu istilah itu sudah te-blown-up (oke, kata2 gue aneh, so what?) Nggak ada lagi alasan untuk anak2 SMA nggak tahu soal Fantasy Fiesta. Tak kenal maka tak sayang. Nggak tahu soal Fantasy Fiesta kok bisa pada mau beli bukunya? Well, setidaknya itulah yang ada dibenak gue. Dan lagian, Fantasy Fiesta itu menurut gue nilainya jauh lebih berharga ketimbang nilai bukunya. Besarkanlah Fantasy Fiesta dan menjual buku2nya nanti akan semudah membalikkan telapak tangan (I Wish!)
Well, setidaknya itu aja dulu resolusi gue buat tahun depan. Semoga gue dikasih kesehatan, kekuatan dan kesempatan, untuk bisa ngejalanin itu semua. Wish you all the best, guy!
Dibalik wajahnya yang serius dan dingin,
lelaki kelahiran 19 Juni 1982 ini
ternyata merupakan seorang yang humoris.
Kegemarannya pada dunia fantasi dan
komedi membuatnya terobsesi untuk menulis
berbagai cerita yang ringan, lucu sekaligus
menegangkan. Ayah dari satu anak ini
bekerja sebagai engineer di salah satu
perusahaan industri pesawat terbang.
Dia juga aktif mengajar dan sedang
menyelesaikan proyek novel perdananya.








0 Comment:
Post a Comment